Ekonomi Bisnis
Home » Berita » ISFEX 2026: Pameran Olahraga Terbesar, Hadirkan Hybrid Race dan Padel

ISFEX 2026: Pameran Olahraga Terbesar, Hadirkan Hybrid Race dan Padel

PortalJPM.com — Indonesia Sports Facility Expo (ISFEX) 2026 kembali digelar sebagai ajang pertemuan pelaku industri olahraga dan kebugaran, brand, komunitas, dan masyarakat.

Pameran yang diselenggarakan oleh Debindo Global Expo ini tidak hanya menampilkan produk dan layanan, tetapi juga mengajak pengunjung mencoba langsung berbagai aktivitas olahraga, mulai dari hybrid training, tenis, padel, pickleball, basket 3×3, hingga bulu tangkis.

Apa Itu ISFEX 2026?

ISFEX adalah pameran industri olahraga dan fasilitas kebugaran yang mempertemukan produsen, penyedia jasa, komunitas, dan pengguna dalam satu tempat.

Pengunjung mencoba alat olahraga yang akan dipamerkan pada Indonesia Sports Facility Expo (ISFEX) 2026 di kawasan BSD, awal November (2026).

Pada penyelenggaraan sebelumnya, ISFEX 2025 yang berlangsung 6-9 November 2025 diikuti lebih dari 100 brand olahraga dan dihadiri 12.648 pengunjung selama empat hari. Kini, kegiatan serupa akan kembali digelar pada awal November 2026 di kawasan BSD.

KADIN: Industri Olahraga Bisa Jadi Ladang Bisnis Baru bagi Generasi Muda

“Peserta bisa memperkenalkan produk, pengunjung bisa mencoba langsung aktivitasnya, dan di saat yang sama terbuka peluang kerja sama. Itu yang kami dorong,” ujar Direktur Debindo, Rafidi Iqra.

Rafidi menyebut, pola pengunjung tahun lalu menjadi evaluasi utama. Pengunjung tidak hanya datang untuk melihat, tetapi juga untuk mencoba aktivitas.

“Dari tahun lalu kami melihat pengunjung tidak hanya datang untuk melihat, tapi untuk mencoba. Itu yang kami pertahankan tahun ini,” katanya.

Hybrid Race Simulation Jadi Daya Tarik Utama ISFEX 2026

Salah satu aktivitas yang paling menarik perhatian di ISFEX 2026 adalah Hybrid Race Simulation yang dihadirkan PT Gym Pod Indonesia melalui Nova Training.

Setiap Rupiah Dana Bergulir Harus Tercatat, LPDB Koperasi Perketat Tata Kelola Keuangan

Aktivitas ini memadukan latihan kekuatan dan daya tahan dalam satu rangkaian, yang kini mulai populer di kalangan pecinta kebugaran.

“Selama ini orang latihan kekuatan atau kardio secara terpisah. Di hybrid training, keduanya digabung. Pengunjung bisa merasakan langsung, seberapa kuat dan seberapa tahan mereka,” ujar Direktur The Gym Pod Indonesia, Lucius Andi Putra Asikin.

Menurut Lucius, pameran menjadi cara paling efektif untuk memperkenalkan konsep olahraga baru karena masyarakat bisa mencoba sebelum menjadikannya rutinitas.

“Kalau hanya dijelaskan lewat video, orang belum tentu paham. Tapi kalau sudah mencoba langsung di lokasi, mereka jadi tahu rasanya,” ujarnya.

Selain aktivitas olahraga, ISFEX 2026 juga dimanfaatkan brand untuk memperluas jaringan bisnis. Salah satunya PT Unique Kreative Indonesia.

LPDB Koperasi Perkuat Sistem Keuangan, Pastikan Pengelolaan Dana Negara Akuntabel

Direktur PT Unique Kreative Indonesia, Sally Adriani, mengatakan keikutsertaan di ISFEX bukan hanya untuk menjual produk.

“Kami datang untuk bertemu calon mitra, distributor, dan komunitas. Dari percakapan selama pameran, kami bisa tahu apa yang sebenarnya dibutuhkan pasar saat ini,” ujar Sally.

Ia menilai industri olahraga saat ini bergerak cepat, terutama dengan munculnya tren baru seperti padel, pickleball, dan hybrid training.

“Kalau hanya mengandalkan penjualan daring, kami tidak tahu siapa pengguna kami. Di sini kami bisa mendengar langsung keluhan dan masukan mereka,” katanya.

Brand lain yang turut berpartisipasi antara lain PT Imun Sport Group dan Sport Teknologi Indonesia (STI).

Terkait, target jumlah pengunjung ISFEX 2026, Rafidi menyebut indikator keberhasilan tidak hanya diukur dari jumlah pengunjung, tetapi juga dari keberlanjutan kerja sama yang terbentuk setelah pameran berakhir.

“Yang kami harapkan, setelah pameran selesai, ada kerja sama yang jalan. Bukan hanya ramai saat acara,” ujarnya. (ids)