Olahraga
Home ยป Berita ยป Mauricio Sebut Persija Kehilangan 11 Poin di Kandang, Seharusnya Punya Kans Juara

Mauricio Sebut Persija Kehilangan 11 Poin di Kandang, Seharusnya Punya Kans Juara

Gustavo Almeida belum berkontribusi maksimal di lini depan Persija. (media Persija)

PortalJPM.com – Mauricio Souza, pelatih Persija, mengungkapkan pandangannya terhadap perjalanan timnya sepanjang Super League 2025/2026. Menurut dia, Macan Kemayoran sejatinya memiliki kans untuk menutup musim dengan pencapaian yang lebih tinggi daripada finis di posisi ketiga klasemen dengan koleksi 71 poin.

Bagi Mauricio, performa Persija saat bermain di kandang menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi posisi akhir tim di klasemen. Ia menilai Macan Kemayoran tampil sangat baik ketika menjalani laga tandang, tetapi belum cukup konsisten saat bermain di hadapan pendukung sendiri.

Secara statistik, Persija sama-sama membukukan 11 kemenangan di kandang maupun tandang. Namun, hasil di kandang membuat langkah Macan Kemayoran sedikit tertahan. Persija tercatat empat kali bermain imbang (vs Malut United, Bali United, Borneo FC, Dewa United) serta menelan dua kekalahan (vs Arema FC dan Persib).

โ€œMengenai musim ini, saya rasa kami seharusnya bisa tampil lebih baik saat bermain di kandang. Saya rasa itulah yang menentukan posisi akhir di kompetisi. Secara historis, tim yang bermain bagus di luar kandang biasanya memiliki keuntungan besar di kompetisi, dan kami adalah tim terbaik saat bermain tandang,โ€ kata Mauricio.

Sepanjang musim ini, Persija memang menunjukkan performa impresif dalam laga tandang. Macan Kemayoran mampu mengoleksi 34 poin dari 11 kemenangan dan satu hasil imbang saat bermain away. Catatan tersebut menjadikan Persija sebagai salah satu tim dengan performa tandang paling konsisten di kompetisi.

Koperasi Kekuatan Baru Transformasi Ekonomi Pancasila

โ€œKami meraih poin terbanyak di laga tandang. Namun, di kandang sendiri, kami kehilangan sekitar 11 poin. Belum lagi beberapa pertandingan di mana ada pemain kami yang terkena kartu merah, yang akhirnya merugikan kami,โ€ tutur Mauricio lagi.

Meski demikian, Mauricio tetap mengapresiasi perjuangan para pemain sepanjang musim. Di bawah arahannya, Persija mampu mencatatkan salah satu musim terbaik setidaknya dalam satu dekade terakhir. Terlepas dari finis di posisi ketiga, Macan Kemayoran sukses membukukan rekor poin tertinggi klub sejak era Liga 1 dengan raihan 71 poin. (ids/persijaid)